Pengolahan limbah dengan teknologi EM merupakan cara pengolahan limbah biologis, yaitu melalui proses fermentasi. Cara ini memberikan kesempatan mikroorganisme efektif untuk aktif dan berkembang biak lebih banyak sehingga dapat bekerja dengan efisien dan optimal sebelum dituangkan ke IPAL.
Inilah kegiatan sehari-hari hotel yang mengelolah limbahnya secara mandiri menggunakan teknologi EM4 seperti Hotel Aston Nusa Dua dan Hotel Aston Kuta Bali, Hotel Santika Kuta Bali, Risata Hotel Kuta Bali, Bali Garden Hotel, Plaza Senayan, dll.
Memang limbah merupakan suatu permasalahan yang sering dihadapi oleh sektor pariwisata (hotel, restoran, spa), kesehatan (rumah sakit), industri maupun rumah tangga. Limbah tersebut berasal dari pembuangan air kotoran kamar mandi, dapur, laundry yang berupa campuran bahan organik terdiri atas nitrogen, karbohidrat, lemak dan protein yang bersifat tidak tetap dan menjadi busuk (berbau). Selain itu, juga mengandung bakteri yang bersifat pathogen sehingga membahayakan kesehatan manusia, menimbulkan kerusakan lingkungan dan merusak keindahan (estetika).
Sifat-sifat inilah yang membuat perlunya penanganan limbah agar tidak mengganggu kenyamanan para penghuninya. Bayangkan jika dalam satu area hotel dengan jumlah kamar mencapai 300 (satu kamar rata-rata 2 orang), kira-kira kapasitas limbah yang akan dihasilkan akan mencapai 120.000 liter (120 meter kubik) limbah hydrolis per hari, belum termasuk limbah yang dihasilkan oleh karyawan, restoran, laundry dan fasilitas umum lainnya.
Pengolahan air limbah ditujukan untuk mengurangi kandungan bahan pencemar di dalam air, seperti senyawa organik padatan, tersuspensi, dan mikroba panthogen. Proses pengolahan air limbah dilakukan sampai batas tertentu sehingga air limbah tidak mencemarkan lingkungan hidup.
Berbagai kendala masih menghadang pihak industri dalam upaya melakukan pengolahan air limbahnya agar sesuai dengan ketentuan baku mutu. Kendala-kendala tersebut antara lain persepsi tingginya biaya yang harus ditanggung, baik biaya pembangunan installasi pengolahan air limbah (IPAL) maupun biaya operasional, ketersediaan lahan yang sempit, faktor sumber daya manusia (SDM) yang tidak mencukupi dan sebagainya. Biaya pengolahan air limbah yang tinggi bisa ditekan dentgan pemilihan teknologi pengolahan air limbah yang tepat. Salah satunya dengan penggunaan Teknologi EM, sedangkan manfaat Teknologi EM untuk penanganan limbah ini adalah sebagai berikut:
- Menghilangkan bau yang tidak sedap karena EM mampu menangkap H2S dan NH3 mengubahnya menjadi senyawa yang tidak berbau.
- Mempercepat proses penguraian lemak yang terkumpul di grease trap sehingga larut bersama air limbah.
- Menurunkan kadar BOD dan COD sehingga air limbah yang telah diolah dapat dimanfaatkan kembali untuk keperluan garden.
- Kamar mandi, toilet dan dapur menjadi lebih bersih dan mudah dibersihkan.
- Pada sistem daur ulang limbah EM dapat membantu menekankan pertumbuhan jamur dan menjadi kotoran menjadi lembut dan mudah dibersihkan.
- Kamar mandi, toilet dan sinks di dapur serta taman yang terkena pemakaian EM akan terjaga dari jamur dan bakteri yang merugikan.
- Tidak merusak lingkungan, aman bagi manusia, hewan dan tanaman.
Teknologi EM salah satu inovasi untuk membantu efisiensi kerja IPAL dengan mengurangi pemakaian tenaga yang tidak perlu dalam pengolahan air limbah. Pemakaian teknologi ini secara teratur merupakan keharusan untuk memastikan keseimbangan biologis di dalam IPAL. EM efektif digunakan pada saat aliran hidrolik dalam keadaan minimum, biasanya malam hari. frekuensi dan dosis pemakaian tergantung dari model IPAL yang digunakan.

1 comments:
Perkenalkan kami dari PT Poly Stamino Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan air limbah industri dan domestik. Kami menyediakan enzim pengurai limbah lemak/minyak, industri, rumah sakit, domestik atau sewage, dan Septic Tank dengan merek BioWasteTM.
BioWasteTM adalah Enzim Pengurai Limbah Cair (termasuk lemak dan minyak) berbentuk tepung (powder) dengan keunggulan antara lain sebagai berikut:
Dapat diaplikasikan pada semua tahap proses pengolahan limbah, termasuk tahap pre-treatment di Grease Trap, Sewage Water Plant (SWP) dan Kolam Ekualisasi.
Merupakan konsentrat dan mengandung jumlah CFU (Colony Forming Units) yang sangat tinggi (2-5 miliar bakteri/gram) dengan reactivation rate 95-98%
Mengandung bakteri strein fakultatif (dapat bekerja di kondisi aerob dan anaerob), kecuali jenis produk khusus bakteri anaerob
Mampu bekerja di pH 5-9, optimal di pH 7-8
Tahan terhadap suhu panas sampai 500C
Mampu bekerja di kondisi COD dan TDS yang tinggi
Mampu mengurai COD dan BOD sampai 95%
Tahan terhadap deterjen dan beban limbah yang berlebih (shockloading)
Cepat stabil dan mengurai limbah dengan sangat cepat dan efektif
Mampu dengan cepat menghilangkan bau busuk yang disebabkan oleh lemak, sewage maupun limbah organik lainnya
Mengurai lemak sehingga manjadi cair dan tidak lengket dalam waktu singkat
Mencegah pipa tersumbat dan kerusakan pompa
Mengurangi endapan lumpur
Dll.
Varian produk BioWasteTM adalah sbb:
BioWasteTM WWTP (Pengurai limbah rumah sakit dan limbah industri)
BioWasteTM STP (Pengurai limbah domestik atau sewage)
BioWasteTM FOG (Pengurai limbah lemak, oli dan minyak)
BioWasteTM Grease Trap (Pengurai limbah lemak di grease trap)
BioWasteTM Septic Tank (Pengurai limbah septic tank)
BioWasteTM Pond Clarifier (Penjernih air di danau/kolam)
BioWasteTM Anaerob (Pengurai limbah di tanki/kolam anaerob dan tabung biogas)
Jenis kemasan: Aluminium Foil 1 kg dan 100 gr
Untuk mengetahui lebih detail mengenai produk BioWasteTM, bersama ini kami lampirkan presentasi BioWasteTM.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi kami di:
Telp. 021 29430770
HP/WA . 0815-8637-4097
Email: marketing@polystamino.co.id
Regards,
PT Poly Stamino Indonesia
Grease and Waste Water Specialist
Jakarta
Post a Comment